Minggu, 21 April 2019

djogja istimewa



                     
                             JOGJA_LAN²

Harum petrichor serasa mewangi kala ini
Pula tangis mendung langit itu
Ayunan angin menggerayang dedaunan yang tumbuh
Gemintang dan rembulan takluk dengan sang hujan
Tak ayal tenda dan sebuah gerobak peraup rupiah terguncang
Tergoyang dan butuh kait genggaman
Bahu membahu mengeratkan kaitan jemari pada sanggahan
Diterangi hangat bara yang memerahkan malam
Tak surut pula niat bapak demi beberapa dulang kepingan mata uang
Beralih pada gendhingan 'dewa ruci'  pula lelagu yang dimainkan
Menggantikan rona rupa malam dengan pagi yang melenakan
Tetapi hujan masih mengguyur bumi dengan riang dan Tak jua mereda

PAGI TEMAN DAN BANGUNLAH KAWAN


Sabtu, 20 April 2019

bicang cinta

 

                      Mencinta apa kadarnya

Melangkah kita berdua
Menikmati ayunan semesta bersama
Bersama arungi sajian sang pencipta
Alam raya bersama dan bercengkrama
Liar dan apa adanya pula semestinya
Kamu dan aku berdua saja
Alam dan rimba bersua sahaja
Rintik dan hujan temani sepi pekat malam
Rembulan meniup kesiur dinginnya
Menilik lingkungan kita berada
Berjalan bersama kita rengkuhi rasa
Cinta tumbuh entah demi apa
Karena hakikat rasa takkan ada
Tanpa karena aku mencinta
Kau dan aku berdua saja
Dunia dan isinya mereka sahaja
.......